Senin, 25 Februari 2013

Cuci Tangan – Hand Hygiene

Standar akreditasi RS 2012 SKP.5 / JCI IPSG.5 menyatakan bahwa rumah sakit mengembangkan suatu pendekatan untuk mengurangi risiko infeksi yang terkait pelayanan kesehatan. Penjabaran dari standar itu adalah penerapan program cuci tangan / hand hygiene. Program itu harus merujuk pada pedoman yang diterima secara internasional; misalnya dari WHO atau CDC.  Sehingga, rumah sakit harus mengadopsi pedoman cuci tangan / hand hygiene dari salah satu lembaga tersebut, membuat kebijakan dan prosedur lengkap perihal cuci tangan / hand hygiene, serta memastikan penerapan yang konsisten di seluruh area rumah sakit.

Ukuran keberhasilannya adalah setiap staf di rumah sakit tanpa kecuali:
  1. Mengetahui bagaimana teknik cuci tangan / hand hygiene dengan benar.
  2. Mengetahui kapan cuci tangan / hand hygiene harus dilakukan.
  3. Menerapkan dengan konsisten teknik serta saat dimana cuci tangan / hand hygiene harus dilakukan.
Untuk memastikan konsistensi pelaksanaan program itu, harus dilakukan pemantauan dan pengukuran tingkat keberhasilan pelaksanaannya.  Evaluasi tingkat keberhasilan serta tindak lanjut sebaiknya dilakukan setiap bulan dalam bentuk indikator mutu.

Penjelasan tentang cuci tangan / hand hygiene dapat anda lihat pada video di bawah ini:

video

Video di atas dapat anda unduh di sini. 
Anda dapat melihat gambar teknik cuci tangan menggunakan cairan berbahan dasar alcohol di sini, dan menggunakan sabun di sini.
Anda juga dapat melihat poster kapan harus melakukan cuci tangan di sini.

Sumber:
  1. WHO Hand Hygiene 2009
  2. New England Journal of Medicine Hand Hygiene 2011

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar